Tangerang, Gistara Geya.- Dalam dunia medis, darah manis dikenal dengan Prurigo. Ini adalah kondisi dimana bekas luka kehitaman pada kulit yang membuat pengidapnya tampak memiliki kondisi koreng atau seperti bekas gigitan nyamuk atau serangga.
Saat seseorang mengalami darah manis, maka ia akan mengalami gatal pada kulit hingga muncul bekas luka yang sulit hilang. Gatal yang terasa akan membuat penderita nya tidak tahan untuk menggaruk. Setelah menggaruk gatal akan hilang, namun akan timbul luka dan lecet. Lecet tersebut akan membuat kulit menjadi lebih gelap dan mengalami penebalan. Alhasil permukaan kulit yang luka menjadi kasar, kering, dan menimbulkan koreng.
Penyebab Darah Manis
Saat ini masih belum diketahui secara pasti apa penyebab darah manis. Pasalnya kondisi ini muncul ketika anda terus-terusan menggaruk area kulit yang gatal sampai menimbulkan lecet. Namun dokter meyakini bahwa kondisi ini terjadi akibat gangguan pada sistem kekebalan tubuh dan saraf di kulit. Gangguan tersebut meningkatkan rasa gatal yang memicu keinginan untuk menggaruk.
Disamping hal tersebut ada beberapa hal yang disinyalir menjadi penyebab darah manis, yaitu
- Gigitan Serangga
- Stress
- Gangguan kesehatan lain
- Penggunaan obat-obatan
- Gangguan Saraf
Cara Mengatasinya
Tujuan pengobatan darah manis atau prurigo adalah memutus siklus gatal-garuk dengan menghilangkan rasa gatal. Dokter perlu mengobati kondisi mendasar apa pun yang menyebabkan gatal sehingga kamu bisa berhenti menggaruknya. Perawatan biasa melibatkan krim topikal dan obat sistemik untuk menghilangkan gatal.
Apakah Darah manis sama dengan Diabetes?
Prurigo tatau darah manis adalah penyakit kulit dimana terjadi bintik merah atau kehitaman yang disertai gatal, biasanya dapat berlangsung cukup lama sekitar lebih dari 6 minggu dan sering terjadi kekambuhan. Penyebab pastinya tidak diketahui, diduga akibat dari alergi dan stres emosional. Sebenarnya tidak ada istilah darah manis dalam medis, mungkin lebih tepatnya kulit yang sensitif atau alergi sehingga mudah gatal.
Sedangkan diabetes terjadi ketika tubuh pengidapnya tidak lagi mampu mengambil gula (glukosa) ke dalam sel dan menggunakannya sebagai energi. Kondiisi pada akhirnya menghasilkan penumpukan gula ekstra dalam aliran darah tubuh.
Namun ketika anda darah manis dan memeriksa gula darah, bila dari hasil dari pemeriksaan kadar gula darah Anda menunjukan normal, kemungkinan Anda gatal tersebut bukan akibat diabetes melitus (kencing manis), lagipula diabetes biasanya tidak menyebabkan gatal kecuali ada komplikasi lain seperti infeksi jamur. (NDL)