Jauhi Duduk Terlalu Lama

Tangerang, GistaraGeya.- Pernahkah anda menghitung berapa lama anda duduk dalam sehari?. Apakah anda tahu akibat yang ditimbulkan jika telah duduk lama dalam satu hari.

Duduk terlalu lama merupakan suatu kebiasan yang kurang baik bagi kesehatan. Misalnya seperti anda duduk terlalu lama saat bekerja, menyetir kendaraan, menghabiskan waktu luang dengan duduk berlama-lama di depan tv atau komputer untuk menonton hiburan dan sekedar bermain game.

Jika dihitung waktu yang kita sediakan dalam sehari untuk aktivitas bergerak akan jadi sangat minim. Duduk terlalu lama juga bisa berdampak pada terganggunya sistem metabolisme tubuh. Bahkan dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko penyakit berat.

Namun banyak orang tidak berpikir mengenai dampak duduk terlalu lama. Berikut ulasan dampak duduk terlalu lama terhadap kesehatan.

  • Penyakit Jantung

Posisi duduk terlalu lama akan memperlambat proses metabolisme. Darah yang mengalir ke tubuh berjalan lambat sehingga otot tidak bisa membakar kalori. Dalam kalori ada lemak, jika tertimbun dalam pembuluh darah dapat menyumbat pembuluh darah dan menyebabkan gangguan jantung.

  • Penumpukan lemak disekitar perut

Duduk terlalu lama menyebabkan berkurangnya pelepasan molekul seperti lipoprotein lipase, yang mengolah lemak dan gula tubuh, serta lebih mungkin terkena sindrom metabolik. Inilah alasan mengapa duduk terlalu lama bisa menyebabkan perut menjadi buncit.

  • Penurunan Fungsi Otak

Ketika duduk terlalu lama, otak tidak mendapatkan asupan darah dan oksigen yang cukup. Padahal otak membutuhkan oksigen dan  darah yang cukup untuk melepaskan bahan kimia dalam tubuh. Sehingga mengakibatkan fungsi otak lebih cepat menurun.

  • Sakit punggung

Duduk terlalu lama berarti dapat memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang, otot punggung, dan leher. Menggunakan kursi ergonomis  dapat membantu menjaga postur tubuh agar tetap nyaman.

  • Meningkatnya Risiko Kanker

Duduk terlalu lama juga dapat meningkatkan adanya risiko kanker seperti, kanker payudara, kanker rahim, dan kanker usus besar. Risiko kanker menjadi lebih tinggi karena tubuh kurang aktif bergerak sehingga antioksidan dalam tubuh menjadi berkurang.

Berdasarkan penjelasan diatas, dapat dilihat sangat banyak dampak buruk jika duudk terlalu lama. Ada baiknya kita bijaksana dalam memperhatikan kondisi kesehatan tubuh kita. Cobalah untuk sesekali melakukan peregangan otot dengan berjalan atau berolahraga. (NDL)