Tangerang, Gistara Geya – Penderita GERD (gastroesophageal reflux disease) dapat menjalaini puasa di bulan Ramadhan. Meski, dapat memicu naiknya asam lambung. Namun hal tersebut dapat disiasati di Minggu pertama puasa.
Mengatur Pola makan dapat menjadi jalan keluar bagi penderita GERD antara lain;
- Tidak Melewatkan Waktu Sahur
Perut kosong seharian dapat membuat naiknya asam lambung, terlebih
jika melewatkan sahur. Tak hanya menjadi sumber energi selama
berpuasa, namun sahur dapat mencegah asam lambung naik ke
tenggorokan pada siang hari. Tips makan sahur kaya akan serat karena
lebih lama dicerna sehingga asam lambung tidak akan naik. - Jangan Menunda Waktu Buka Puasa
Segeralah berbuka ketika tiba waktunya berbuka. Jangan sampai
menunda berbuka puasa karena akan berdampak pada naiknya asam
lambung. Sama halnya dengan melewatkan waktu sahur, menunda waktu
berbuka juga bisa membuat gangguan gerd menjadi lebih buruk. - Hindari Makanan Pemicu Asam Lambung Naik
Beberapa makanan yang merangsang kenaikan asam lambung yang perlu
dihindari adalah sebagai berikut, seperti makanan pedas. - Tidak Langsung Tidur Setelah Makan
Wajar jika ngantuk setelah makan sahur, tetapi sebaiknya tidak langsung
tidur setelah makan. Tidur setelah makan hanya akan membuat gangguan
asam lambung semakin parah dan perut akan terasa tidak nyaman.
Semoga tips diatas dapat membantu bagi penderita GERD agar tetap bisa
menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan. (NDL)