Tangerang, Gistara Geya – Pengguna Internet mempunya Istilah baru “war takjil” hangat jadi perbincangan di media sosial. Namun perumpamaan tersebut cukup mendulang respon positif. Antusiasme masyarakat dalam berburu takjil menunjukkan semangat kebersamaan dan toleransi antar umat beragama.
Fenomena sosial ini berawal dari viralnya video Pendeta Steve Marcel, ia mengajak jemaatnya untuk membeli takjil di bulan Ramadhan. “Agama kita toleran tapi soal takjil kita duluan, jam 3.00 sore mereka masih lemas, kita sudah standby”, hal ini mengundang gelak tawa dan respon positif dari netizen Indonesia.
Video tersebut ternyata mendapatkan respon positif dari sejumlah netizen di media sosial.
“Bagimu agamamu, bagiku kau saudaraku, tolong sisain bakwannya 2 biji ya..”, ucap netizen, pada social media X, Minggu,24/3/2024.
“saya muslim saya senang melihatnya, semoga sehat selalu bahagia, salam toleransi..”, ucap netizen. pada social media X, Minggu,24/3/2024.
“ saya nonis tapi asli sih selalu nunggu-nunggu bulan Ramadhan hihi takjilnya pada enak banget..”, ucap netizen. pada social media X, Minggu,24/3/2024.
Sementara itu, respon netizen di sosial media perihal war takjil membuat pembaca sedikit terhibur. Hal ini juga mendapat respon yang baik dari Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad, “menjadi keberkahan tersendiri bagi penjual takjil dan membantu pertumbuhan ekonomi selama bulan Ramadhan” di sosial media X,Senin, 25/3/2024.
Perang takjil ini juga berdampak positif terhadap unit usaha mikro. Hal ini juga secara otomatis meningkatkan perekonomian. Banyakanya penjual takjil musiman hadir merespon animo masyarakat yang juga musiman.
Seperti yang tercatat di KBBI (Kamus besar bahasa Indonesia), takjil diartikan sebagai menyegerakan atau mempercepat buka puasa. Sehingga, takjil memiliki arti segera untuk membatalkan puasa dengan makanan pembuka.
Menu takjil yang dijual juga banyak varian yang dapat memenuhi keinginan konsumen yang mau berbuka dengan yang manis, segar dan pastinya dapat melepas dahaga setelah sehari menahan haus dan lapar. Seperti es buah, gorengan, kolak, dan banyak varian lainnya.
Jadi, apakah anda siapberburu takjil di bulan Ramadhan ini?. (NDL)