Gistara Geya berdiri menginisiasi karya-karya jurnalistik yang terlepas agar tetap berpegang pada kaidahnya. Berangkat untuk menjawab segala dinamika yang terjadi dari pola bisnis media massa yang kehilangan identintasnya sebagai pilar ke-empat penjaga demokrasi.
Gistara berasal dari bahasa sangsekerta yang berati ” suara yang indah”. Besar harapan kami dengan menulis berita atau informasi yang akurat dan berintegritas dapat mengasilkan bacaan yang kelak dapat menjadi wawasan bagi para khalayak tuk membuka jendela dunia.
Disurupsi digital dan segala tantangannya menggugah kami untuk membangun sebuah portal Gistara Geya untuk menghantarkan generasi-generasi muda bangsa untuk melihat dengan jernih melalui karya tulis berbasis jurnalisme yang tetap memegang teguh kode etik sebagai sarana penyampaian informasi.
Muda bukan berarti tak berisi.
Baru jangan hanya kemasan yang lupa isi
Etika bukan di mulut melainkan tradisi
Dengan membaca jadi pengetahuan nanti.