Tangerang, Gistarageya– Wah…! Pendengar Musik ternyata dapat mendengarkan musik untuk meresap ilmu. Tapi tidak semua orang dapat mendulang ini.
Setiap orang memiliki cara tersendiri dalam belajar. Ada yang langsung paham dengan cukup membaca buku , ada yang belajar dengan suasan hening, dan ada pula yang suka belajar sambil mendengarkan musik.
Banyak orang menganggap musik merupakan teman terbaik untuk mereka belajar. Namun tidak sedikit pula orang merasa kesulitan dalam belajar sambil mendengarkan musik. Bahkan para ahli pun masih memperdebatkan soal baik buruknya belajar sambil mendengarkan musik.
Sebetulnya, bagaimana relasi belajar dengan mendengarkan musik?. Apa saja efek yang dirasa akan timbul jika anda suka belajar sambil mendengarkan musik. Berikut manfaat yang dirasakan ketika belajar sambil mendengarkan musik,yaitu:
- Menstimulus Fungsi Otak
Musik yang tepat dapat menenangkan otak dan membuat kita mampu berpikir logis. Saat belajar, otak yang bekerja adalah otak kiri karena berkaitan dengan kegiatan menalar, menganalisis, dan logika. Sedangkan ketika kita menyetel musik, maka akan mengaktifkan otak kanan yang berkaitan dengan seni atau kreatifitas. Itulah mengapa belajar sambil mendengarkan musik dapat menyeimbangkan otak kanan dan kiri dan meningkatkan kinerja otakmu ketika belajar.
- Dapat meningkatkan mood
Musik dapat mengurangi stress dan menumbuhkan mindset positif. Mood yang baik dapat membuat anda jadi lebih fokus. Anda akan lebih rileks disaat stress datang saat belajar.
- Membantu Mengingat
Musik membantu stimulasi otak, sama seperti bagaimana latihan fisik menstimulasi tubuh manusia. Semakin kamu giat melatih otot, semakin kuat pula ototmu. Hal sama berlaku pada otak juga lho.
Disamping manfaat yang dirasakan, namun belajar sambil mendengarkan musik dapat memberikan efek negatif , seperti berikut.
- Musik Bisa Mendistraksi
Benar bahwa musik dapat membantu kamu “lupa” sesaat pada perasaan sedih atau situasi yang membuatmu stres. Namun, jika keasyikan mendengarkan musik alih-alih belajar, artinya lagu itu malah membuat kamu terdistraksi. Apalagi, kalau kamu sedang berupaya fokus menyelesaikan tugas kuliah yang melibatkan banyak angka dan rumus. Musik bertempo cepat dan keras bisa mengganggu konsentrasi.
- Positifisme
Working memory merujuk pada informasi yang kamu gunakan untuk belajar, problem-solving, dan tugas kognitif lainnya. Contoh, menyelesaikan soal matematika, mengingat kronologi suatu peristiwa, dan mengingat suatu daftar. Nah, mendengarkan musik sambil melakukan tugas tadi justru mengurangi kapasitas working memory kamu. Lebih baik lakukan dalam situasi tenang, tanpa musik apa pun.
Belajar sambil mendengarkan musik memang bermanfaat, tetapi fokus atau tidaknya kita belajar sambil mendengarkan musik tergantung pada pribadi masing-masing. Maka, memang benar bahwa kita perlu mengenali diri kita serta mengetahui cara belajar yang membuat kita nyaman. Asal produktif, belajar sambil mendengarkan musik tidak akan menjadi masalah.(NDL)